Senin, 07 Desember 2009

hahaha

--
Hendriano

Rabu, 19 Agustus 2009

Tentang waktu

Tidak Diketahui Berapa umur anda saat ini?20 tahun, 30tahun, 40tahun atau bahkan 5 tahun…Berapa lama anda telah melalui kehidupan anda?Berapa lama lagi sisa waktu anda untuk menjalani kehidupan?Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.Sebagai manusia jelas kita memiliki perbedaan dalam menjalankan kehidupan. Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencurahkan potensi diri kita untuk orang lain.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka dan duka dengan orang yang kita sayangi.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita membantu kepada sesama.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita, orang tua kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan terus belajar tentang arti kehidupan.Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu mengucap syukur kepada Allah Yang Maha
Kuasa .. Kehidupan adalah … dll.Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani.Berapa tahun anda telah melalui kehidupan anda ?Berapa tahun anda telah menjalani kehidupan rutinitas anda ?Pandanglah di sekeliling kita…ada segelintir orang yang membutuhkan kita. Mereka menanti kehadiran kita. Mereka menanti dukungankita. Orang tua, saudara, pasangan, anak, sahabat dan sesamanyaBersyukurlah pada-NYA setiap saat bahwa kita masih dipercayakan untuk menjalani kehidupan ini. Buatlah hidup ini menjadi suatu ibadah.Selamat menjalani hidup yang lebih berkualitas.


Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Rabu, 17 Juni 2009

Tentang waktu

jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….Kau ingin mengukur
waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.Engkau akan menyesuaikan
tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam
dan musim.Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas
bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.Namun keabadian
di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,Dan
mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari
adalah harapan.Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa,
senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di
angkasa.Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya
mencintainya tiada batasnya?Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa
cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan
tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari
tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?Dan bukanlah sang waktu
sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di
dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap
musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk
masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.(kahlil
gibran)
--
Hendriano

Jumat, 12 Juni 2009

Tes

ctrl++ firefox
--
Hendriano

Sabtu, 23 Mei 2009

Free download

Bagi anda yang suka gratis silah kan kunjungi link ini
http://waptrick.com
mumpung lagi gratis

--
Hendriano

Jumat, 22 Mei 2009

Buat account

Silah sign up ke http://gmail.com dan ajang tanya saja di http://tanyasaja.detik.com kalau anda pengen
bergaul bebas di dunia maya klik http://facebook.com key
g0oD luCk!...

--
Hendriano

Rabu, 20 Mei 2009

Cerita buku kita

Sejak ribuan tahun lalu, manusia sudah berpikir bagaimana menjalani
hidup di dunia ini dengan baik. Pemikiran itu bertolak pada kenyataan
bahwa ada kenikmatan dan penderitaan yang terhampar selama manusia
hidup di dunia. Muncul juga sebuah kesadaran, ada nilai yang lebih
tinggi dari kenikmatan dan penderitaan di dunia yang seharusnya yang
pemikir besar dari Athena pernah mengatakan, "Betapa banyak benda yang
tak kubutuhkan." Kalimat ini terucap ketika ia terpaku menatap sebuah
kedai yang penuh dengan barang dagangan. Kesadaran itu membuatnya
hidup dalam kesederhanaan.Kehidupan Socrates yang seperti itu dikagumi
salah seorang muridnya, Antisthenes [445-365 SM]. Wujud dari
kekagumannya itu membuat ia mendirikan sebuah aliran filsafat yang
disebut Filsafat Cynic. Aliran ini berpandangan bahwa kebahagiaan
sejati tak terdapat dalam kelebihan dan kemewahan yang bersifat
lahiriah seperti melimpahnya kekayaan materi, tercapainya kekuasaan
politik, ataubahkan kesehatan raga. Karenanya, untuk mencapai
kebahagiaan ituhal yang bersifat lahiriah.Di antara pengikut Kaum
Cynic yang paling menonjol dan sangat terkenal adalah Diogenes
[404-323 SM, Encyclopedia of Philosophy].Pemahamannya terhadap ajaran
Filsafat Cynic membuat ia memilih hidup dan bertempat tinggal di dalam
sebuah tong. Tak ada yang dimilikinya kecuali sebuah mantel yang
dikenakan, tongkat, dan kantong untuk menyimpan roti. Suatu hari,
ketika ia sedang duduk di samping tongnya, datanglah Alexander Agung,
penguasa Athena saat itu. Alexander Agung berkata kepadanya, "Wahai
Diogenes, adakah sesuatu yang kamu inginkan?" Diogenes menjawab, "Ya,
bergeserlah sedikit ke samping, Anda menghalangi sinar matahari
menerpa tubuhku."Di zaman yang hampir Cynic di atas. Jika Kaum Cynic
memandang kenikmatan duniawi adalah penghalang untuk mencapai
kebahagiaan sejati, aliran ini justru berpandangan sebaliknya, tujuan
manusia hidup di dunia adalah untuk mencapai kenikmatan indrawi yang
setinggi-tingginya. Salah seorang penganut aliran ini adalah
Aristippus.

Jumat, 27 Maret 2009

Sempat

Sempat begitu banyak kata ingin terucap tapi terasa berat bibir mengungkap salahkah lidah yang terasa berat?!hingga sesak kusimpan semakin rapat entahlah sayang..mungkin tiada sempat waktu kan menjawab karena angin selalu riuh menyentuhmu kini laksana gemuruh laut memburu jemputlah semua janji jangan biarkan tersimpan dalam teduhnya hati biarkan malam semakin erat mendekap pekat merajam bayangmu, kini akan kusiapkan sebongkah asa menjemput mu